Langsung ke konten utama

Postingan

Kunjungan Industri PT. Ultrajaya Milk Industry - Bagaimana Pembuatan Susu UHT?

Kesadaran akan pentingnya kualitas hidup menuntut masyarakat untuk mencari produk-produk pangan alami demi menjaga kesehatan. Produk pangan alami tersebut antara lain bahan pangan fungsional yang berasal dari tanaman atau hewan. Susu merupakan cairan biologis yang dihasilkan mamalia, untuk memenuhi semua kebutuhan gizi anaknya yang baru lahir. Di dalam susu, terkandung karbohidrat (laktosa), protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh (Safitri & Swarastuti 2011). Susu diketahui memiliki nutrisi yang tinggi, terutama pada kandungan protein dan karbohidrat jenis laktosa. Akibatnya, susu mudah rusak karena mikroba dapat tumbuh di susu segar. Maka dari itu, diperlukan suatu pengolahan agar susu tidak mudah rusak. Salah satu pengolahan yang dapat diterapkan pada susu adalah sterilisasi atau  Ultra High Temperature  (UHT) (Fellows, 2016). Di negara-negara berkembang, susu yang diolah secara UHT memiliki umur simpan yang lebih panjang membuat susu tersebut...

New Experience - Belajar Mengemas Teh Sendiri di PT Gunung Slamat

Setelah pembahasan minggu lalu mengenai proses pembuatan teh di PT Gunung Slamat, kali ini penulis akan berbagi cerita kepada para readers mengenai pengalaman pribadi penulis tentang proses pengemasan manual teh seduh di PT Gunung Slamat. Ternyata.. susah susah gampang loh proses pengemasannya, readers. Penasaran kan gimana caranya?? Yuk, simak prosesnya dibawah ini. Proses pengemasan PT Gunung Slamat dilakukan dengan 2 cara yaitu, secara tradisional dan modern. Bahan dan alat yang dibutuhkan untuk pengemasan tradisional/manual ini adalah daun teh kering, kertas kemasan dan cetakan.  Berikut merupakan langkah-langkah pengemasan teh seduh secara manual di PT Gunung Slamat: Kertas kemasan di lipat sesuai dengan bentuk cetakan dan diletakkan pada cetakan.  Kemudian, masukkan daun teh kering kedalam kertas kemasan yang sudah disiapkan.  Lalu, daun teh kering yang sudah dimasukkan tersebut di tekan tekan hingga padat. Setelah terisi hingga batas cetakan, lip...

Kunjungan Industri PT Gunung Slamat - Belajar Membuat Teh?

Salah satu perusahaan yang mengolah daun teh adalah PT Gunung Slamat. Pada kesempatan lalu, mahasiswa/i Teknologi Pangan, Universitas Surya berkesempatan untuk mengunjungi PT Gunung Slamat ini. Disana kami belajar banyak mengenai teh, mulai dari sejarahnya, proses pembuatan, hingga pengemasannya. Oleh karena itu.. penulis ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai pembuatan teh di PT Gunung Slamat kepada para readers . Yuk simak pembahasannya! PT Gunung Slamat merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi Teh Kering Siap Saji. Pengolahan teh yang dilakukan oleh PT Gunung Slamat dilakukan dengan beberapa tahap, tergantung pada jenis teh yang diproduksi. Berdasarkan tahapan yang dilakukan pada proses pengolahan, hasil akhir teh yang didapatkan pun akan berbeda pula, sehingga proses produksi menjadi sangat krusial untuk mendapatkan produk yang mampu memenuhi kebutuhan dan preferensi konsumen. Oleh karena itu, sebagai perusahaan yang telah berdiri lebih dari 60 tahun, P...

Mengenal Teh Lebih Dekat

Teh merupakan salah satu komoditas andalan Indonesia. Teh juga merupakan salah satu minuman yang populer di Indonesia dan di seluruh dunia. Teh sudah lama dikonsumsi dan menjadi tradisi di kalangan masyarakat Indonesia. Daun teh yang telah dipetik akan melalui beberapa tahap pengolahan untuk menjadi teh siap seduh yang banyak ditemukan di pasaran. Lalu bagaimana asal mula munculnya teh; siapa yang menemukannya; mengapa teh mempunyai berbagai jenis hingga bagaimana teh dapat menjadi minuman yang paling disukai banyak orang ? Yuk, kita simak penjelasan mengenai teh berikut ini.. Asal Mula Munculnya Istilah Teh Pada dinasti Zhou (1115 SM), teh sudah dikenal sebagai ramuan obat. Namun pada saat itu, minuman tersebut belum memiliki nama resmi. Teh baru dieja secara lisan sebagai 'jia' pada Dinasti Han (206 SM - 220 SM). Jia memiliki arti minuman dengan rasa pahit.   Ketika tiba masa Dinasti Tang, teh disebut sebagai 'cha'. Saat itu, teh berkembang di biara Zen Bud...

Mengenal Kopi Organik “ASHOKA” by Yasyana Polyana Indonesia

Tanaman kopi ( Coffea sp. ) termasuk dalam famili Rubiaceae dan merupakan tanaman tropis yang banyak diperdagangkan dunia . Pada umumnya, tanaman kopi terdiri dari 3 jenis, seperti Coffea Arabica, Coffea Robusta dan Coffea Liberica. Dalam perkembangannya di dunia, dikenal dua macam yakni kopi Arabica dan Robusta. Di Indonesia sendiri, sebagian besar tanaman kopi merupakan hasil dari perkebunan rakyat dengan penerapan teknologi budidaya yang masih terbatas .  Namun  bila penerapan teknologi budidaya di perkebunan kopi rakyat terus diperbaiki, maka produksinya dapat ditingkatkan. Kopi merupakan salah satu komoditas pertanian terkenal yang memiliki tingkat konsumsi tinggi di dunia dan diproduksi oleh lebih dari 60 negara. Dalam budidaya tanaman kopi, terdapat empat faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan budidaya tersebut, yaitu (1) teknik penyediaan sarana produksi, (2) proses produksi/budidaya, (3) teknik penanganan pasca panen dan pengolahan (agroindustri), dan (4) sis...

Gula Semut Organik by UMKM Yasnaya Polyana Indonesia

Gula merupakan salah satu komoditi yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan gula menjadi salah satu kebutuhan pokok dan sebagai bahan pemanis pada produk industri makanan dan minuman. Konsumsi gula dari tahun 2013 sampai dengan 2018 terus meningkat. Pada tahun 2018, konsumsi gula di Indonesia cukup tinggi yaitu mencapai 3.600.000 ton (Adhiem, 2018). Padepokan Filosofi dan Pondok Tani Organik Yasnaya Polyana Indonesia merupakan salah satu lembaga di Indonesia yang memproduksi gula. Terdapat UMKM di Yasnaya Polyana Indonesia yang berfokus pada produksi gula semut yang diambil dari bahan baku nira pohon kelapa. Gula semut yang diproduksi Yasnaya Polyana Indonesia dikemas dalam bentuk serbuk. Hal ini guna mempermudah proses pelarutan gula sehingga praktis dalam penyajian, mudah dikemas dan dibawa, serta daya simpan yang lama karena memiliki kadar air yang rendah (Nuryani, 2018). Selain itu, gula semut memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan gula kelapa cetak...

Pengalaman Baru, Ilmu baru = Very EXCITED!!

Mencari hal baru dan unik mungkin dapat menjadi obat untuk segala kejenuhan dari aktivitas sehari-hari. Bepergian ke tempat yang tidak biasa dapat menjadi pilihan agar menambah pengalaman baru. Slogan yang menyatakan “belajar sepanjang masa, belajar untuk kehidupan yang akan datang, belajar tak dihalangi oleh ruang dan waktu”, memberikan suatu motivasi tersendiri bagi mahasiswa/i Teknologi Pangan Surya University untuk terus belajar dan belajar agar menambah wawasan dan pengalaman baru. Setiap siswa, baik itu siswa yang masih duduk di bangku sekolah maupun mahasiswa, memerlukan suatu wadah yang lebih luas untuk berekspresi dan berinovasi. Karena sesungguhnya belajar itu bukan hanya dilingkungan sekolah/kampus, akan tetapi di lingkungan masyarakat itu sendiri. Lingkungan masyarakat tersebut-lah yang menjadi sebuah lingkungan terbesar dalam proses belajar. Berbeda dengan Field Trip kami sebelumnya, Field Trip Teknologi Pangan kali ini membawa kami kepada sebuah pengalaman d...