Langsung ke konten utama

SYARAT PENGAJUAN PIRT - HASIL LABORATORIUM


Setelah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya mengenai syarat-syarat pengajuan P-IRT, kali ini penulis akan membahas mengenai salah satu syaratnya. Salah satu syarat dalam pengajuan P-IRT yang dibutuhkan ialah scan hasil laboratorium. Scan hasil laboratorium ini merupakan hasil pengujian laboratorium dari kandungan bahan yang digunakan dalam produk yang ingin diajukan. Setiap jenis produk memiliki persyaratan uji yang berbeda sesuai yang telah ditentukan oleh 'Laboratorium Kesehatan Daerah' domisili tempat tinggal. 
Sebagai contoh pada domisili daerah Tangerang Selatan, untuk mengetahui persyaratan uji apa yang harus diujikan pada produk Anda, Anda dapat langsung datang dan bertanya kepada Laboratorium Kesehatan Daerah Tangerang Selatan yang berlokasi di Blok D2 No., Jl. Tekno Widya Blok HI No.1, Ciater, Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten 15314. Sedangkan, apabila domisili tempat tinggal Anda di daerah Jakarta dan sekitarnya, maka Anda dapat datang dan bertanya kepada Labkesda terdekat.

Pada hari Senin, 16 April 2018 lalu, penulis mendatangi Labkesda Tangerang Selatan untuk menguji produk yang penulis ingin ajukan pembuatan P-IRT nya, yaitu telur gabus manis. Setibanya dilokasi, penulis menunjukan produk dan bertanya pengujian apa yang harus dilakukan bila ingin mengajukan P-IRT. Produk yang dibawa untuk diuji pada Labkesda harus sudah dalam bentuk produk jadi yang sudah siap jual / dipasarkan dengan merek dagang yang tidak dapat diubah lagi. Setelah ditunjukan produknya, Labkesda daerah Tangerang Selatan akan menjelaskan pengujian yang harus dilakukan. Kalau untuk produk penulis (telur gabus manis), Labkesda Tangerang Selatan mewajibkan untuk diuji ALT (Angka Lempeng Total) dan AKK (Angka Khamir/Kapang). Sedangkan rekan penulis yang berdomisili di Jakarta Barat dan melakukan pengujian di Labkesda Jakarta Barat, mewajibkan pengujian Mikrobiologi (E.Colli), pengawet, pemanis (siklamat), dan  logam (Pb) jika ingin mengajukan pembuatan P-IRT. Selain perbedaan jenis pengujian, perbedaan Labkesda juga memberikan dampak pada pengeluaran biaya. Biaya yang dikeluarkan untuk setiap daerah berbeda.

Berikut merupakan daftar harga pengujian Labkesda Tangerang Selatan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Batak Toba Food Icon : Video Masak

Hello Foodies!! Hari ini aku mau kasih tau bagaimana cara pembuatan si Batak Toba Food Icon, yaitu Naniura dan Ikan mas arsik.. Berikut ku lampirkan link video cara pembuatannya yaaa :) Di dalam video ini, berisikan sejarah singkat mengenai asal usul dan peran dari Naniura dan Ikan mas arsik serta cara pembuatannya.. Sooooooooooooooooooooooo, Enjoy the video! !cekidot! ➢  https://www.youtube.com/watch?v=z3gFtJgZpyk   Semoga bermanfaat 🙆 dan Terima kasih sudah mampir di blog ku 🙏 Sampai berjumpa di blog blog selanjutnya! 🙌🙌🙌🙌

Kunjungan Industri PT. Ultrajaya Milk Industry - Bagaimana Pembuatan Susu UHT?

Kesadaran akan pentingnya kualitas hidup menuntut masyarakat untuk mencari produk-produk pangan alami demi menjaga kesehatan. Produk pangan alami tersebut antara lain bahan pangan fungsional yang berasal dari tanaman atau hewan. Susu merupakan cairan biologis yang dihasilkan mamalia, untuk memenuhi semua kebutuhan gizi anaknya yang baru lahir. Di dalam susu, terkandung karbohidrat (laktosa), protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh (Safitri & Swarastuti 2011). Susu diketahui memiliki nutrisi yang tinggi, terutama pada kandungan protein dan karbohidrat jenis laktosa. Akibatnya, susu mudah rusak karena mikroba dapat tumbuh di susu segar. Maka dari itu, diperlukan suatu pengolahan agar susu tidak mudah rusak. Salah satu pengolahan yang dapat diterapkan pada susu adalah sterilisasi atau  Ultra High Temperature  (UHT) (Fellows, 2016). Di negara-negara berkembang, susu yang diolah secara UHT memiliki umur simpan yang lebih panjang membuat susu tersebut...

Kaledo (Kaki Lembu Donggala) - Makanan Khas Sulawesi Tengah

Kaledo merupakan makanan khas Sulawesi Tengah, tepatnya di Donggala, Kota Palu yang berupa sop bening tulang kaki sapi dan sumsumnya yang disajikan saat masih panas. Bumbu-bumbu yang digunakan berupa cabe rawit, dan asam mentah yang terlebih dahulu direbus dan dihaluskan, serta garam secukupnya. Makanan ini banyak dihidangkan pada hari-hari besar oleh masyarakat Sulawesi Tengah, seperti Lebaran atau Idul Fitri. Biasanya, penyajiannya dipadukan dengan Burasa (nasi santan yang dibungkus daun pisang). Selain itu, kaledo khas Palu ini juga biasa dikonsumsi dengan singkong atau ubi rebus (Tjota, dkk., 2017) . Salah satu mata pencaharian Donggala adalah ternak sapi. Donggala memiliki ternak sapi yang khas yang dinamakan sapi Donggala. Sapi Donggala telah dibudidayakan secara turun-temurun, sehingga menjadi kekayaan sumber daya genetik ternak Indonesia. Sumber mata pencaharian inilah yang menciptakan suatu kuliner khas Donggala yang baru yang berbahan dasar daging sapi, yaitu Kaledo (Kak...