Langsung ke konten utama

SKDU - SURAT KETERANGAN DOMISILI USAHA

SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha) merupakan surat yang menyatakan domisili badan usaha atau seseorang. Dengan adanya SKDU ini maka memudahkan dalam mengurus SIUP atau surat ijin usaha dagang, NPWB, tanda daftar perusahaan dan lain sebagainya. Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari adanya SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha), antara lain dapat memudahkan dalam pembuatan nomor PIRT, label halal MUI, pengajuan sertifikasi SNI sampai membuat SIUP, TDP, NPWP dan bahkan pembuatan PT maupun CV. 
Untuk membuat SKDU dibutuhkan berbagai persyaratan seperti :
  • Kartu identitas atau KTP asli dan fotocopy pemilik dari usaha tersebut.
  • Kartu keluarga atau KK pemilik usaha dalam bentuk asli dan fotocopy.
  • Surat pengantar dari bapak RT dan RW.
  • Surat pernyataan dari tetangga tentang ketidak beratan adanya usaha tersebut, minimal 4 orang tetangga, ditambah dengan fotocopy KTP masing- masing tetangga.
  • Akta pendirian UKM dari notaris.
  • Surat kuasa jika usaha diurus oleh orang lain.
  • Surat bukti tanah kepemilikan sendiri jika tempat usaha milik sendiri atau surat pernyataan sewa jika usaha dibangun dari tempat sewa.
Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam pembuatan SKDU, sebagai berikut:
  1. Datang ke RT setempat dan meminta tolong untuk dibuatkan surat pengantar yang menyatakan bahwa usaha yang akan kita dirikan benar-benar ada dilingkungan tersebut. Pada tahap ini tidak ada persyaratan baku hanya membawa foto copy KTP dan biayanya pun relatif murah kisaran Rp 20.000. 
  2. Setelah mendapat surat pengantar dari RT, surat tersebut dibawa ke RW untuk ditandatangani juga. Dan ini sudah di praktekan langsung oleh penulis. Proses ini tergolong cepat karena surat pengantarnya jadi saat itu juga.
  3. Selesai mendapat tanda tangan RW, langkah berikutnya adalah ke kelurahan. Di keluharan, Anda dapat minta formulir SKDU ke petugas kelurahannya dan isi dengan lengkap. Untuk SKU (Surat Keterangan Usaha) pengurusan cukup sampai di kelurahan, sedangkan untuk SKDU pengurusan harus sampai tingkat kecamatan. Pengalaman penulis saat mengurus surat SKDU di kelurahan ini di kenakan biaya sebesar Rp 200.000. Tetapi biaya di setiap kelurahan bisa berbeda sesuai dengan domisili tempat tinggal.
  4. Setelah SKDU diberikan kelurahan, maka langkah selanjutnya ialah membawa SKDU  ke Kecamatan. Proses pengurusan SKDU di kecamatan dapat berlangsung sekitar 1 hari hingga 1 minggu kemudian (tergantung ada tidaknya Pak Camat yang menandatangani SKDU). Biaya yang dikeluarkan untuk mengurus SKDU di kecamatan ini juga berbeda tiap daerahnya. Biaya yang dikeluarkan penulis untuk mengurus SKDU di kecamatan tempat domisili penulis saat itu sebesar Rp 300.000. Tetapi penulis banyak mendengar bahwa untuk mengurus SKDU, ada yang sampai menghabiskan uang sebesar Rp 1.500.000 hingga Rp 2.000.000. Hal ini tergantung pada cara negoisasi dengan pengurus dan lokasi tempat usaha.

Langkah-langkah diatas merupakan tips yang dapat dilakukan untuk mengurus SKDU jika ingin membuka usaha khususnya bagi para UKM, atau ingin membangun sebuah PT atau CV. Hanya saja, biaya pengurusan SKDU yang harus dikeluarkan berbeda untuk sebuah perusahaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Batak Toba Food Icon : Video Masak

Hello Foodies!! Hari ini aku mau kasih tau bagaimana cara pembuatan si Batak Toba Food Icon, yaitu Naniura dan Ikan mas arsik.. Berikut ku lampirkan link video cara pembuatannya yaaa :) Di dalam video ini, berisikan sejarah singkat mengenai asal usul dan peran dari Naniura dan Ikan mas arsik serta cara pembuatannya.. Sooooooooooooooooooooooo, Enjoy the video! !cekidot! ➢  https://www.youtube.com/watch?v=z3gFtJgZpyk   Semoga bermanfaat 🙆 dan Terima kasih sudah mampir di blog ku 🙏 Sampai berjumpa di blog blog selanjutnya! 🙌🙌🙌🙌

Kunjungan Industri PT. Ultrajaya Milk Industry - Bagaimana Pembuatan Susu UHT?

Kesadaran akan pentingnya kualitas hidup menuntut masyarakat untuk mencari produk-produk pangan alami demi menjaga kesehatan. Produk pangan alami tersebut antara lain bahan pangan fungsional yang berasal dari tanaman atau hewan. Susu merupakan cairan biologis yang dihasilkan mamalia, untuk memenuhi semua kebutuhan gizi anaknya yang baru lahir. Di dalam susu, terkandung karbohidrat (laktosa), protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh (Safitri & Swarastuti 2011). Susu diketahui memiliki nutrisi yang tinggi, terutama pada kandungan protein dan karbohidrat jenis laktosa. Akibatnya, susu mudah rusak karena mikroba dapat tumbuh di susu segar. Maka dari itu, diperlukan suatu pengolahan agar susu tidak mudah rusak. Salah satu pengolahan yang dapat diterapkan pada susu adalah sterilisasi atau  Ultra High Temperature  (UHT) (Fellows, 2016). Di negara-negara berkembang, susu yang diolah secara UHT memiliki umur simpan yang lebih panjang membuat susu tersebut...

Kaledo (Kaki Lembu Donggala) - Makanan Khas Sulawesi Tengah

Kaledo merupakan makanan khas Sulawesi Tengah, tepatnya di Donggala, Kota Palu yang berupa sop bening tulang kaki sapi dan sumsumnya yang disajikan saat masih panas. Bumbu-bumbu yang digunakan berupa cabe rawit, dan asam mentah yang terlebih dahulu direbus dan dihaluskan, serta garam secukupnya. Makanan ini banyak dihidangkan pada hari-hari besar oleh masyarakat Sulawesi Tengah, seperti Lebaran atau Idul Fitri. Biasanya, penyajiannya dipadukan dengan Burasa (nasi santan yang dibungkus daun pisang). Selain itu, kaledo khas Palu ini juga biasa dikonsumsi dengan singkong atau ubi rebus (Tjota, dkk., 2017) . Salah satu mata pencaharian Donggala adalah ternak sapi. Donggala memiliki ternak sapi yang khas yang dinamakan sapi Donggala. Sapi Donggala telah dibudidayakan secara turun-temurun, sehingga menjadi kekayaan sumber daya genetik ternak Indonesia. Sumber mata pencaharian inilah yang menciptakan suatu kuliner khas Donggala yang baru yang berbahan dasar daging sapi, yaitu Kaledo (Kak...